Berita  

Keluarga Besar LWN Aceh Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di Aceh Tamiang

Kelurga besar LWN membersihkan lumpur sisa banjir di SMA Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Tamiang – Keluarga Besar Lembaga Wali Nanggroe (LWN) Aceh menggelar aksi gotong royong membersihkan lumpur yang menutupi permukiman warga dan fasiilitas umum lainnya di Kabupaten Aceh Tamiang,

Kepala Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe (LWN)/Katibul Wali Aceh, Abdullah Hasbullah, S.Ag, MSM, dalam keterangannya kepada Relasi.news, Senin (29/12) mengatakan, keluarga besar LWN menjadi relawan untuk membersihkan lumpur sisa banjir bandang dan longsong di Aceh Tamiang.

banner 325x300

“Atas arahan Paduka Yang Mulia (PYM) Wali Nanggroe Teungku Malik Mahmud Al-Haythar dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, seluruh jajaran LWN Aceh diterjunkan ke Aceh Tamiang untuk membersihkan lumpur sisa banjir di Aceh Tamiang,” ungkap Abdullah Hasballah.

Ia juga menyebutkan, upaya itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir dan luapan lumpur akhir November 2025 lalu.

Kami berada di Aceh Tamiang sejak Tanggal 29 – 30 Desember 2025 untuk membersihkan salah satunya SMA Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang.

Katibul Wali LWN Aceh, Abdullah Hasbullah juga ikut membersihkan pekarangan SMA Percontohan Karang Baru, Aceh Tamiang

“Mengingat nanti Tanggal 5 Januari 2026 mendatang, proses belajar mengajar sudah dilaksanakan, sehingga pembersihan lumpur diseluruh lembaga pendidikan harus dikebut,” lanjut Katibul Wali LWN Aceh itu.

Selain melakukan pembersihan, Keluarga Besar LWN Aceh juga memberikan dukungan moril kepada warga agar tetap semangat dalam menghadapi kondisi pasca bencana.

Warga Aceh Tamiang menyambut baik kegiatan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Mereka berharap dukungan dari berbagai pihak terus berlanjut hingga kondisi benar-benar pulih. (Red)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *