Berita  

Perayaan Maulid di Bujang Salim, Abu Paya Pasi Ajak Umat Perkuat Persatuan

Ketua Panitia Maulid Raya Bujang Salim, H Abdul Azis ikut mendampingi Abu Paya Pasi dan para tamu undangan lainnya pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Bujang Salim, Dewantara.
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Utara – Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesjid Bujang Salim, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, berlangsung sukses dan khidmat, kegiatan itu dihadiri ribuan masyarakat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, Selasa (25/8).

Kegiatan keagamaan itu juga turut dihadiri oleh ulama kharismatik Aceh, Abu Paya Pasi, Bupati Aceh Utara, H Ismail A Jalil (Ayah Wa), alim ulama dan tokoh masyarakat lainnya.

banner 325x300

Ketua Panitia Maulid Raya Bujang Salim, H Abdul Azis atau yang biasa disapa Haji Azis Abad Jaya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang ikut andil untuk menyukseskan kegiatan Maulid Raya di Mesjid Bujang Salim.

“Perayaan Maulid kali ini terasa sangat luar biasa, karena menghadirkan ulama kharismatik Aceh Abu Paya Pasi untuk memberikan tausiah,” ujarnya.

Haji Azis juga juga menyebutkan, perayaan Maulid itu menjadi momentum bagi masyarakat di Dewantara untuk mempererat silaturahmi dan saling mendukung setiap kegiatan di daerah itu.

Ketua Panitia Maulid Raya Bujang Salim, H Abdul Azis menyambut kedatangan Abu Paya Pasi di Mesjid Bujang Salim

Abu Paya Pasi, dalam ceramahnya, ia mengajak umat Islam untuk menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum memperkuat persatuan dan menjaga ukhuwah di tengah masyarakat.

Menurut Abu Paya Pasi, persatuan merupakan kekuatan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Perbedaan yang ada hendaknya tidak menjadi alasan untuk saling menjauh, melainkan menjadi bagian dari kehidupan yang harus disikapi dengan saling menghormati dan menjaga hubungan baik.

“Jangan sampai perbedaan membuat kita terpecah. Kita harus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, dan saling menghargai sesama,” pesan Abu Paya Pasi dalam tausiah.

Selain menjadi sarana kegiatan keagamaan, momen tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga. Kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga dalam kehidupan sosial masyarakat. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *