Aceh Singkil – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil tetap memberangkatkan 17 atlet pelajar terbaik tingkat SD dan SMP untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Aceh 2026 di Banda Aceh, meski di tengah keterbatasan anggaran akibat kondisi fiskal daerah.
Kompetisi bergengsi antar-pelajar se-Tanah Rencong ini dijadwalkan berlangsung sejak Tanggal 10 – 12 Juli 2026, yang dipusatkan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Aceh, Banda Aceh.
Kontingen Aceh Singkil akan turun bertanding di sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan yaitu. Atletik, renang, bulutangkis, pencak silat dan panjat tebing.
Plt Kadisdik Aceh Singkil, Syam’un Nst kepada wartawan megatakan, kondisi fiskal daerah yang belum stabil sempat menjadi tantangan besar. Namun, keterbatasan anggaran diakui bukan menjadi alasan untuk memangkas hak berprestasi para siswa.
”Meskipun di tengah kondisi fiskal yang tidak menentu dan adanya keterbatasan dana, Disdik berkomitmen untuk memberangkatkan anak-anak kita. Hak mereka untuk berkembang dan mengharumkan nama daerah harus tetap diprioritaskan,” tegas Syam’un, Jum’at (10/7).
Syam’un juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih mendalam kepada jajaran kepala sekolah yang terlibat.
Menurutnya, keberhasilan pemberangkatan ini tidak lepas dari pola komunikasi dan kerja sama yang solid di internal dinas dan satuan pendidikan.
”Terima kasih kepada para kepala sekolah yang sekolahnya terpilih. Kolaborasi dan kerja sama yang baik ini menjadi modal utama kita dalam mengantarkan anak-anak menuju mimpinya di tingkat provinsi,” tambahnya.
Keikutsertaan 17 pelajar ini diharapkan tidak sekadar menjadi partisipan musiman. Disdikbud menetapkan target optimistis agar para atlet muda Aceh Singkil mampu merebut medali emas dan naik ke podium juara tingkat provinsi. (Red)















