Berita  

Masuk Musim Penghujan, Pemdes Ketangkuhan Bersihkan Lingkungan

Warga Desa Ketangkuhan, Aceh Singkil terlihat sedang gotong royong
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Singkil – Memasuki musim penghujan, Pemerintah Desa Ketangkuhan, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, menggelar gotong royong massal bersama masyarakat, Senin (27/7).

Upaya itu dilakukan untuk antisipasi potensi banjir akibat saluran drainase yang tersumbat, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun desa.

banner 325x300

Gotong royong massal itu Kegiatan dipimpin langsung Kepala Desa Ketangkuhan, Rusliadi Cibro dan melibatkan perangkat desa serta masyarakat lainnya.

Fokus kegiatan meliputi pembersihan halaman kantor desa, ruang pelayanan, saluran drainase, parit, hingga ruas jalan utama di sekitar balai desa.

Selain membersihkan lingkungan, peserta juga melakukan penataan fasilitas kantor, seperti pengecatan beberapa bagian bangunan, perbaikan inventaris, serta penataan ruang pelayanan guna meningkatkan kenyamanan masyarakat saat mengurus administrasi.

Kepala Desa Ketangkuhan, Rusliadi Cibro, mengatakan gotong royong kali ini memiliki tujuan yang lebih penting, yakni mengantisipasi dampak musim hujan yang berpotensi menyebabkan saluran air tersumbat dan memicu genangan maupun banjir.

“Memasuki musim penghujan, kami mengajak seluruh masyarakat bergotong royong membersihkan lingkungan, terutama drainase dan parit, agar aliran air tetap lancar sehingga dapat meminimalkan risiko genangan dan banjir di desa,” ujar Rusliadi.

Menurutnya, gotong royong tidak hanya menjadi kegiatan menjaga kebersihan, tetapi juga merupakan wujud kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan nyaman.

Ia menegaskan budaya gotong royong merupakan warisan leluhur yang harus terus dipertahankan karena menjadi modal sosial penting dalam mendukung pembangunan desa.

“Melalui gotong royong, kita saling bahu-membahu dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, mulai dari merawat jalan desa, menjaga fasilitas umum, hingga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” katanya.

Rusliadi juga mengajak masyarakat agar tidak hanya menjaga kebersihan saat kerja bakti berlangsung, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga semangat gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan kepedulian bersama, kita bisa mewujudkan Desa Ketangkuhan yang lebih bersih, nyaman, maju, dan siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk musim penghujan,” tutupnya.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Desa Ketangkuhan berharap partisipasi masyarakat terus meningkat dalam mendukung pembangunan desa. Kolaborasi antara pemerintah desa dan warga dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, pelayanan publik yang optimal, serta pembangunan desa yang berkelanjutan. (Red)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *