Jakarta – TNI Angkatan Darat melalui Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan mengingatkan pentingnya bela negara di ruang digital, khususnya bagi generasi muda sebagaidigital native.
Hal ini dikatakannya saat menghadiri Forum Kebangsaan Kesadaran Bela Negara TA 2026 di Aula M. Toha Kodiklatad, Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/8).
Menurut Hasan, derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi menghadirkan tantangan berupa perang kognitif yang dapat memengaruhi pola pikir dan persatuan bangsa.
“Karena itu, generasi muda diharapkan bijak bermedia sosial, memerangi hoaks dan ujaran kebencian serta mengedepankan kebenaran, nilai-nilai Pancasila, cinta tanah air dan semangat kebangsaan di ruang digital sebagai bagian dari kontribusi menuju Indonesia Emas 2045,” kata Hasan seperti dikutip dari keterangan Penkodiklatad, Kamis (13/8).
Sementara itu, Danpusterad Letjen TNI Mochamad Syafei Kasno yang memimpin kegiatan tersebut menekankan pentingnya memperkuat wawasan kebangsaan dan kesadaran bela negara di tengah dinamika global serta ancaman nonmiliter di ruang digital. Seluruh komponen bangsa, khususnya generasi muda, diharapkan terus menumbuhkan nasionalisme, memahami sejarah serta menjaga persatuan dan keutuhan NKRI.
“Diharapkan ke depannya terbangun kesadaran untuk memperkuat nasionalisme, semangat kebangsaan serta bela negara di tengah perkembangan zaman, sehingga tercipta generasi penerus yang tangguh, bijak dan berkarakter dalam menjaga keutuhan NKRI,” tutup Kasno. (Red)





