Poltekkes Kemenkes Aceh Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu melalui Pelatihan Pemantauan Status Gizi Balita

Tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh, Prodi Kebidanan pose bersama dengan nakes Puskesmas Blang Mangat serta Kader Posyandu usai mengikuti pelatihan. (Dok.Prodi Kebidanan Aceh Utara)
banner 120x600
banner 468x60

Lhokseumawe – Dalam upaya meningkatkan kapasitas Kader Posyandu, Poltekkes Kemenkes Aceh, Prodi Kebidanan Aceh Utara memberikan edukasi dan pelatihan Pemantauan Status Gizi Balita di UPTD Puskesmas Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Kegiatan itu yang berlangsung sejak Tanggal 21 Juli – 4 Agustus 2025 dilaksanakan oleh Tim Dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Kebidanan Aceh Utara yaitu Elizar, SST.,MPH, Rayana Iswani, SPd.,M.Kes dan Hendrika Wijaya Kartini Putri, SST.,MKM, Nurmila, SST.M.Kes, Nova Sumaini Prihatin, SST.,MPH dan Rosyita, SST.,MKM serta mahasiswa Prodi Kebidanan.

banner 325x300

“Selain memberikan edukasi dan pelatihan kepada Kader Posyandu, kegiatan tersebut juga bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ungkap Ketua Tim, Elizar, SST. MPH, kepada Relasi.news, Selasa (19/8).

Ia menambahkan, pelatihan tersebut melibatkan sebanyak 40 Kader Posyandu dengan materi berupa sosialisasi, edukasi, diskusi kelompok, simulasi, pelatihan hingga pendampingan di Posyandu.

“Dengan adanya pelatihan itu, para Kader Posyandu akan lebih terampil dalam pengukuran antropometri, pemantauan pertumbuhan balita, serta pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS),” ujarnya.

Tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh, Prodi Kebidanan Aceh Utara. (Dok.Prodi Kebidanan Aceh Utara)

Berdasarkan hasil evaluasi tim dosen Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Kebidanan Aceh Utara, menujukkan 80 persen Kader Posyandu mampu melakukan pengukuran berat badan, panjang/tinggi badan, lingkar lengan atas, dan lingkar kepala dengan tepat.

Elizar, SST, MPH juga menyebutkan, program pelatihan bagi Kader Posyandu itu mempertegas pentingnya peran Kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam pencegahan stunting dan peningkatan status gizi anak di masyarakat.

Ia juga menekankan pelatihan berkesinambungan perlu terus dilaksanakan untuk memperkuat peran kader dalam mendukung derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kota Lhokseumawe.

Poltekkes Kemenkes Aceh berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas kader melalui program-program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, sejalan dengan target nasional dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia. (Red)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *