Kacabdis Pendidikan Apresiasi Prestasi Siswa pada Lomba Peneliti Belia Aceh 2026

Dok. Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Aceh Utara.
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Utara – Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara, Dr. Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh siswa SMA Negeri 1 Dewantara yang telah mengukir prestasi dalam ajang Lomba Peneliti Belia (LPB) Provinsi Aceh Tahun 2026.

“Kami memberikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menoreh prestasi yang membanggakan, dan apresiasi juga kami berikan Kepsek SMAN 1 Dewantara dan seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan yang telah mendidikan dan membimbing para siswa selama proses penelitian,” ungkapnya.

banner 325x300

Adapun para siswa SMAN 1 Dewantara yang berhasil meraih prestasi yaitu, juara I Bidang Geografi, Putri Hanum Cut Asyraf dan Cut Malluna Zuhra, Juara 1 Bidang Fisika yaitu Muhammad Syakir dan Muhammad Azfa Alfarisi

Lalu juara I Bidang Ekonomi, Riazatul Husda dan Fikra Tunnisa. Dan juara I Bidang Sejarah, Maya Salsabila dan Azura Elviza.

Sedangkan juara II Bidang Psikologi, Fairiz Naqia dan Nadhifan Muna Zuhara, juara II Bidang Komputer, Habibi Mefian dan Yuka Caesar Riswaldi, juara II Bidang Ekonomi, Naziwa Salsabila Rangkuti dan Ratu Balqis.

Juara II Bidang Matematika Nur Fra Syahira dan Rizqa Apri Nadara, juara II Bidang Sejarah Alyatun Namira dan Ulya Nazira, juara II Bidang Komputer Safiya Khalida dan El Gazi Akram. Sedangkan untuk juara III Bidang Psikologi diraih oleh pasangan Husna dan Ulfairah.

Dalam keteranganyan kepada Relasi.news, Dr Muhammad Johan, S.Pd., M.Pd, Senin (26/10) menyebutkan, prestasi yang diraih para siswa itu merupakan bukti bahwa peserta didik di Aceh Utara memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi generasi yang unggul, kreatif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Prestasi ini patut kita apresiasi dan banggakan bersama. Anak-anak kita memiliki potensi luar biasa apabila diberikan kesempatan, pendampingan, dan ruang untuk mengembangkan kemampuan serta kreativitasnya. Budaya penelitian seperti ini harus terus kita tumbuhkan di sekolah-sekolah,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan di Aceh Utara tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan siswa dalam berpikir kritis, memecahkan masalah, melakukan penelitian, berinovasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Itu sebabnya, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara berkomitmen untuk terus mendorong sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kompetensi guru, mengembangkan potensi peserta didik, serta memperluas kesempatan bagi siswa untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik dan nonakademik.

“Ke depan, kita ingin prestasi seperti ini tidak hanya lahir dari satu sekolah, tetapi tumbuh di seluruh SMA dan SMK di Aceh Utara. Kita akan terus mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang berkualitas, berkarakter, berdaya saing, dan berorientasi pada prestasi,” tegasnya.

Ia berharap keberhasilan SMA Negeri 1 Dewantara dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk membangun budaya prestasi, memperkuat kolaborasi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua, serta menjadikan penelitian dan inovasi sebagai bagian penting dari proses pembelajaran.

“Komitmen kita jelas, yaitu meningkatkan mutu pendidikan Aceh Utara secara berkelanjutan dan menyiapkan generasi yang mampu bersaing, baik di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional. Setiap anak harus mendapatkan kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi terbaiknya,” tutupnya. (Adv)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *