Ini alasan NATO Ogah Bantu Trump Perangi Iran

Logo NATO
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengungkapkan kekecewaannya karena negara-negara aliansi itu tidak mendukung Washington selama perang melawan Iran.

Trump juga mempertanyakan relevansi NATO dan mengatakan bahwa AS telah menghabiskan triliunan dolar untuk aliansi, khususnya membantu mereka mempertahankan keamanan dari Rusia. Namun, penolakan terhadap permintaan Trump bukanlah tanpa alasan melainkan berdasarkan atas Pasal 5 NATO.

banner 325x300

NATO dibentuk pada 4 April 1949 dengan 12 anggota, sebagai tanggapan atas kekhawatiran terhadap ancaman Uni Soviet untuk kebebasan demokrasi Eropa. Dalam Pasal 5, aliansi ini memegang prinsip pertahanan kolektif yakni serangan terhadap satu negara anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua negara.

Sementara, pecahnya perang antara AS-Iran bukanlah karena serangan Teheran terhadap kedaulatan Washington. Permusuhan itu dimulai karena AS lebih dulu menyerang Iran, bukan sebaliknya. Dengan demikian, negara-negara anggota NATO tidak terikat untuk membantu AS berdasarkan gagasan pertahanan kolektif tersebut.

Hingga kini, NATO merupakan aliansi pertahanan terbesar yang dianggap mampu menjamin perdamaian, demokrasi dan kemakmuran bagi para anggotanya. Seiring waktu, anggotanya bertambah hingga berjumlah 32 negara. Finlandia dan Swedia menjadi anggota terbaru, yang memutuskan bergabung usai pecahnya konflik antara Rusia dan Ukraina. (Red)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *