Berita  

Banjir di Aceh Utara, 9 IPA Permda Air Minum Tirta Pase Ikut Terendam

Intalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perumda Air Minum Tirta Pase di Meunasah Asan berhenti beroperasi karena terendam banjir. (Dok.Perumda Tirta Pase)
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Utara – Akibat banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara, sebanyak 9 Instalasi Pengolahan Air (IPA) milik Perusahaan Daerah (Perumda) Tirta Pase, Aceh Utara disejumlah lokasi berhenti beroperasi karena terendam banjir.

Dirut Perumda Tirta Pase, Imran, ST, Rabu (26/11) kepada Relasi.news mengatakan, akibat dari 9 IPA terendam banjir, bisa dipastikan operasional dan pelayanan untuk sementara waktu dihentikan.

banner 325x300

“Sejumlah IPA yang terendam banjir itu tidak bisa kita perbaiki sekarang mengingat debit banjir yang semakin meningkat, dan sejumlah karyawan pun ikut terkena imbas banjir,” ungkap Imran.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini pada Rabu Tanggal 26 November 2025 sekira Pukul 19.00 WIB, sejumlah IPA yang berhenti operasional akibat ekses banjir yaitu, IPA Sawang 2 lokasinya di Glee Dagang pada Pukul 22.00 WIB berhenti operasi karena air sungai mendekati panel pompa Intake.

IPA Samudera 1 (Kr. Pase) berhenti operasi karena level air sungai sudah tinggi, sehingga tidak bisa membuang air dari drainase IPA, Deep Well Simpang Keuramat sudah berhenti operasi sejak sore, karena genangan banjir sudah masuk ke lokasi sumur pengolahan air minum.

“Depp Well Simpang Keuramat hanya melayani penyaluran air minum untuk Kecamatam Simpang Keuramat, Alue Lim, Jeulikat dan BTN ABRI,” jelas Imran.

IPA Pirak Timu, IPA Samudera 3 berlokasi di Teupin Punti, IPA Lhoksukon 1 dan 2 di Desa Asan ikut berhenti operasi karena pompa distribusi dan panel terendam banjir.

Selain itu, IPA Lhoksukon 3 di Meunasah Reudep juga berhenti operasi karena suplai arus listrik dari PLN padam dan Intake di IPA itu juga terendam banjir.

Sementara IPA Samudera 4 di Geudong dan IPA Langkahan juga berhenti operasi karena areal IPA sudah tergenang banjir.

“Sedangkan sejumlah IPA lainnya masih bisa beroperasi dan tetap memberikan layanan air bersih meski tidak optimal, seperti IPA Cot Girek dan IPA Sawang yang berlokasi di Babah Krueng,” ungkap Dirut Perumda Air Minum Tirta Pase, Imran.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh karyawan dalam melaksanakan tugas agar tetap berhati-hati dan terus memantau debit air banjir di lokasi IPA masih beroperasi. (Red)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *