Aceh Singkil – Keganasan Buaya kembali terjadi minggu pagi (subuh) di desa Teluk Rumbia, kecamatan Singkil, kabupaten Aceh Singkil, (7/6).
Kali ini korbannya, bernama Erwin (26), seorang tuna wicara yang hendak mengambil air wudhu.
Kepala Desa, Teluk Rumbia, Pahrul Raji, menceritakan kronologi kejadian, terjadi pukul 05.00 WIB.
“Saat dia turun ambil air wudhu ke tepian, tiba tiba ada yang menyerang kakinya, dan dia langsung melakukan perlawanan, dan saat itu dia langsung buka mulut buaya itu, sehingga mengakibatkan tangannya luka,” Kata Pahrul.
Dirinya, mengakui kejadian ini bukan hanya sekali ini saja, sebab terangnya, kejadaian serupa terakhir terjadi 2 februari 2025 yang lalu.
“Kejadian ini terulang lagi, pada tahun lalu, sudah ada juga yang menjadi korban hingga meninggal dunia. Pada tahun 2024 juga ada korban serangan, saat mencari enceng gondok,” Terangnya.
Kades Teluk Rumbia itu berharap, agar Dinas terkait cepat mencarikan solusi yang tidak merugikan masyarakat.
“Kami berharap dinas terkait agar cepat memberikan solusi, agar masyarakat tidak selalu menjadi sasaran buaya itu, sekitar 75% aktifitas warga di sungai, dan kami berharap korban ini menjadi yang terakhir,” Tutupnya. (ALM)















