Aceh Singkil – Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, meninjau langsung bantuan hibah alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia RI di RSUD Aceh Singkil, Jumat (17/7) kemarin.
Bupati melihat langsung ruang Catheterization Laboratory (Cathlab) yang akan menjadi lokasi pemasangan alat kesehatan hibah dari Kementerian Kesehatan. Bantuan alkes itu merupakan hasil upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Cathlab merupakan fasilitas medis berteknologi tinggi yang dilengkapi mesin angiografi (sinar-X) guna mendukung diagnosis dan tindakan minimal invasif pada penyakit jantung serta pembuluh darah. Saat ini, proses yang tersisa adalah pemasangan alat oleh Kementerian Kesehatan dan ditargetkan mulai beroperasi pada awal tahun 2027.
Dengan hadirnya fasilitas tersebut, RSUD Aceh Singkil akan menjadi salah satu rumah sakit di Provinsi Aceh yang memiliki layanan Cathlab, sehingga masyarakat tidak lagi harus bergantung pada rumah sakit rujukan di luar daerah untuk mendapatkan layanan jantung.
Selain Cathlab, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil juga memperjuangkan bantuan alat CT Scan melalui Program KJSU-KIA KB Kementerian Kesehatan. Saat ini, alat tersebut masih dalam proses pendistribusian ke RSUD Aceh Singkil. Nilai pengadaan CT Scan diperkirakan berkisar antara Rp15 miliar hingga Rp30 miliar, tergantung spesifikasi dan tipe alat.
Rombongan juga meninjau ruang Endoskopi yang dipersiapkan untuk layanan pemeriksaan organ dalam menggunakan endoskop. Layanan ini ditargetkan mulai beroperasi tahun ini karena tenaga dokter spesialis telah tersedia.
Selanjutnya, Bupati meninjau ruang persiapan layanan Hemodialisa (cuci darah) yang sedang disiapkan guna memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Singkil.
Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah melalui dukungan pemerintah pusat, baik dalam bentuk pembangunan fasilitas, pengadaan alat kesehatan, maupun penambahan tenaga medis.
“Peningkatan pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas kami. Alhamdulillah, bantuan hibah dari Kementerian Kesehatan mulai direalisasikan. Untuk Cathlab, saat ini tinggal proses pemasangan. Kita berharap dapat segera beroperasi sehingga masyarakat Aceh Singkil tidak perlu lagi dirujuk ke daerah lain untuk mendapatkan layanan jantung,” ujar Bupati.
Ia berharap seluruh bantuan yang telah diperjuangkan dapat segera dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan akses layanan medis bagi masyarakat Aceh Singkil.(Alm)















