Berita  

Jaringan Internet Down, Distribusi Bantuan Korban Banjir Terkendala

Permukiman warga di Aceh Utara terendam banjir
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Utara – Akibat bencana banjir yang mengepung Kabupaten Aceh Utara mengakibatkan 46.830 jiwa masyarakat menjadi korban dan puluhan ribu lainnya harus mengungsi yang tersebar di 35 lokasi yang ada disejumlah kecamatan.

“Pemkab Aceh Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instasi lainnya sudah berupaya maksimal untuk menyalurkan bantuan ke sejumlah titik lokasi pengungsian,” ungkap Jubir Pemkab Aceh Utara, Muntasi Ramli, Kamis (27/11).

banner 325x300

Ia juga mengaku, pendistribusian dan evakuasi korban banjir juga mengalami kendala, karena disebabkan oleh putusnya jaringan komunikasi (down), sehingga komunikasi dan koordinasi menjadi terkendala.

Selain jaringan komunikasi putus, hampir seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara juga mengalami pemadaman listrik, dan menurut informasi ada sejumlah tower listrik tumbang akibat terendam banjir.

Bencana banjir yang disebabkan oleh curah hujan tinggi serta meluapnya air sungai Krueng Pase, Krueng Keureuto, Krueng Peutou, Krueng Pirak, Krueng Ajo, Krueng Sawang, Krueng Jambo Aye dan Krueng Nisam.

Akibatnya, permukiman, sejumlah sarana dan prasarana serta infrastruktur lainnya mengalami kerusakan, lahan pertanian, tambak dan perkebunan ikut terendam.

Pemerintah Aceh Utara meningkatkan status siaga bencana menjadi tanggap darurat bencana banjir, melalui surat Nomor 360/851/2025 ditandatangani oleh H. Ismail A Jalil, MM (Ayah Wa) Bupati Aceh Utara, berlaku 14 hari, terhitung 25 November hingga 8 Desember 2025. (Red)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *