Poltekkes Kemenkes Aceh Latih Pemanfaatan Buku KIA kepada Kader Posyandu

Tim dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Kebidanan Aceh Utara melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di UPTD Puskesmas Syamtalira Bayu, Aceh Utara (Dok.Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Kebidanan Aceh Utara)
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Utara – Tim dosen dan mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Kebidanan Aceh Utara melatih pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan Metode Mentorship Learning kepada kader Posyandu diwilayah kerja UPTD Puskesmas Syamtalira Bayu, Aceh Utara yang berlangsung Tanggal 26 Agustus 2025 lalu.

Pelatihan tersebut dengan tema “Pelatihan Pemanfaatan Buku KIA dengan Metode Mentorship Learning Pada Kader Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak”.

banner 325x300

“Edukasi itu bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader saat mengisi Buku KIA sebagai pencatatan kesehatan 8bu mulai dari hamil sampai dengan masa nifas serta kesehatan bayi baru lahir sampai dengan anak balita,” ungkap Ketua Tim Pengabdian Masyarkat Poltekkes Kemenkes Aceh Prodi Kebidanan Aceh Utara, Nurmila, SST, M.Kes, Selasa (2/9).

Adapun tim dosen yang melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di UPTD Puskesmas Syamtalira Bayu yaitu Nurmila, SST.,M.Kes, Elizar, SST.,MPH dan Hendrika Wijaya Kartini Putri,SST.,MKM serta melibatkan mahasiswa Prodi Kebidanan.

Dalam keterangannya, Nurmila mengatakan, Metode mentorship learning yang  diterapkan terbukti sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman kader tentang pemanfaatan Buku KIA.

Para kader tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diaplikasikan dalam kegiatan Posyandu nantinya.

Pelatihan pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan Metode Mentorship Learning itu diikuti oleh sebanyak 42 kader Posyandu, selain diberikan pengetahuan secara teori, para kader juga melakukan demonstrasi dan praktik langsung pengisian buka KIA.

“Dengan adanya program pengabdian Masyarakat ini, diharapkan kader dapat lebih berperan aktif dalam pemanfaatan buku KIA sehingga pencatatan Kesehatan ibu dan anak menjadi lebih baik,” harap Ketua Tim Nurmila, SST, M.Kes. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *