Berita  

Puluhan Ribu Warga Aceh Terpapar Narkoba, Paling Banyak Jenis Ganja

Foto ilustrasi ganja siap panen
banner 120x600
banner 468x60

Banda Aceh – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Marzuki Ali Basyah, mengungkapkan penurunan prevalensi penggunaan narkoba di Aceh dalam dua tahun terakhir. Berdasarkan data statistik BNN, angka pengguna narkoba di Aceh menurun dari 1,95 persen menjadi 1,73 persen, yang setara dengan sekitar 80.000 orang.

Jika kita persentasekan angka ini, sekitar 80.000 orang dari seluruh Aceh,” kata Marzuki, kepada wartawan, Kamis (24/7).

banner 325x300

Lebih lanjut, Marzuki menjelaskan, dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen lebih merupakan pengguna narkoba jenis ganja.

80 persennya itu terpapar narkotika jenis ganja, sisanya narkoba jenis lainnya,” ujarnya.

Sebagai upaya menanggulangi masalah ini, BNNP Aceh telah meluncurkan Program Berdikari Tani, Aksi Grand Desain Alternative Development, serta Pembentukan Relawan Anti Narkoba di Gampong Leugah, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, pada Rabu (23/7) lalu.

Program ini merupakan bagian dari strategi BNN dalam mendukung pembangunan alternatif berbasis pertanian produktif sebagai solusi untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, khususnya di daerah rawan.

“Kegiatan itu juga dilengkapi dengan pembentukan Relawan Anti Narkoba sebagai bagian dari penguatan peran serta masyarakat dalam menjaga ketahanan sosial di tingkat gampong,” sebut Marzuki.

la menekankan pentingnya pendekatan pembangunan alternatif sebagai strategi utama dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba.

Marzuki berharap program ini dapat menjadi titik awal perubahan positif di Gampong Leugah dan sekitarnya, sehingga dapat menjadi model desa mandiri secara ekonomi dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

“Hindari narkoba, jangan coba-coba dekati, narkoba akan merusak kehidupan kita,” pungkasnya. (Red) 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *