Aceh Utara – Relawan Poltekkes Kemenkes Aceh dan relawan dari Kemenkes RI turun ke lokasi pasca bencana banjir untuk membersihkan lumpur bekas banjir di Puskesmas Simpang Tiga Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Puskesmas Simpang Tiga Langkahan itu berhenti beroperasi karena seluruh bangunan ikut terendam banjir dan semua fasilitas di instansi kesehatan itu juga terkena imbas banjir.
“Poltekkes Kemenkes Aceh membackup relawan dari Kemenkes RI Batch 1 untuk membersih lumpur sisa banjir bandang di Aceh Utara sejak Tanggal 20 – 31 Desember 2025,” ungkap Ketua Prodi Keperawatan Aceh Utara, Said Taufiq, M.Kes, Sabtu (20/12).
Said Taufiq juga menyebutkan, dalam kegiatan itu melibatkan puluhan dosen keperawatan, kebidanan, relawan Kemenkes RI, tenaga kependidikan, mahasiswa dan dibantu oleh personil TNI/Polri yang berada di lokasi Puskesmas Langkahan.
Dalam aksi gotong royong itu, relawan Poltekkes Kemenkes Aceh dan relawan Kemenkes RI membersihkan ruang Unit Gawat Darurat (UGD) dan ruang rawat/poliklinik.
“Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi nilai-nilai kepedulian sosial,” tutup Said Taufiq, M.Kes.
Kepala Puskesmas Simpang Tiga Langkahan, Ns. Said Azhar, S.Kep kepada wartawan mengatakan, setelah 25 hari pasca banjir berhenti beroperasi, kini kondisi Puskesmas sudah bersih dari lumpur dan akan segera beroperasi untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat.
“Atas nama keluarga besar Puskesmas Simpang Tiga Langkahan, kami mengucapkan terima kasih kepada relawan Poltekkes Kemenkes Aceh dan relawan Kemenkes RI yang telah membersihkan Puskesmas kami,” ucapnya.(Red)















