Berita  

Abrasi Pulo Sarok Kian Parah, Bupati Singkil Minta BNPB Percepat Realisasi

Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon pose bersama Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (7/5).
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Singkil – Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk segera merealisasikan rekonstruksi, mengingat abrasi yang terjadi di Pulo Sarok kian parah serta membutuhkan penanganan yang serius.

Permintaan itu disampaikan Bupati Singkil saat bertemu dengan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Jarwansah, di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (7/5).

banner 325x300

Sebelumnya, Pemkab Aceh Singkil sudah menetapkan 4 program rekonstruksi dan telah disetujui oleh BNPB.

Adapun empat program rekonstruksi yang disetujui BNPB yaitu pengamanan abrasi Pantai Pulo Sarok di Kecamatan Singkil, rekonstruksi beronjong Sungai Silatong di Kecamatan Simpang Kanan, pembangunan tanggul pengamanan Sungai Bengkolan di Kecamatan Singkil, serta rekonstruksi Jembatan Bukit Harapan I di Kecamatan Gunung Meriah.

Dalam kesempatan itu, Safriadi menegaskan, seluruh program tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada 2026.

Namun, ia menilai penanganan abrasi Pantai Pulo Sarok harus menjadi prioritas utama karena kondisinya semakin mengkhawatirkan dan mengancam kawasan pusat pemerintahan kabupaten.

“Penanganan abrasi di Pantai Pulo Sarok sangat mendesak karena semakin lama semakin mengancam pusat Kota Singkil. Karena itu, kami kembali mengingatkan sekaligus meminta percepatan realisasi kepada BNPB,” kata Safriadi.

Menurutnya, abrasi yang terus terjadi di kawasan pesisir Pulo Sarok berpotensi menimbulkan kerusakan lebih luas apabila tidak segera ditangani.

Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berharap dukungan BNPB dapat mempercepat pelaksanaan rekonstruksi sehingga dampak bencana dapat diminimalkan.

Safriadi juga menyampaikan apresiasi atas dukungan BNPB yang telah mengabulkan usulan rekonstruksi tersebut. Ia berharap sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus diperkuat demi melindungi masyarakat serta infrastruktur vital di Aceh Singkil. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *