Berita  

Bupati Singkil Perjuangkan Bandara dan Transportasi Kepulauan ke Kemenhub RI

Foto : Dok. Dishub Aceh Singkil
banner 120x600
banner 468x60

Aceh Singkil – Bupati Aceh Singkil terus mendorong peningkatan infrastruktur transportasi, khususnya pembangunan bandara dan penguatan akses transportasi kepulauan, dalam pertemuan resmi dengan jajaran Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta belum lama ini.

Dalam agenda pertemuan itu, Bupati Aceh Singkil H Safriadi Oyon bersama Kadishub Aceh Singkil Syam’un Nasution mengusulkan perpanjangan runway Bandara Syekh Hamzah Fansuri, karena selama ini di bandara itu hanya dapat mendarat pesawat jenis ATR dan masakapai seperti Wings Air.

banner 325x300

Selain itu, ia juga mendorong penambahan frekuensi penerbangan serta pembukaan rute baru Singkil–Banda Aceh guna meningkatkan aksesibilitas masyarakat.

“Transportasi udara menjadi kunci untuk membuka isolasi daerah kami. Jika runway diperpanjang dan rute ditambah, dampaknya akan langsung terasa bagi ekonomi masyarakat,” tegas Oyon.

Tak hanya sektor udara, perhatian juga diarahkan pada transportasi darat dan laut. Untuk darat, Pemkab Aceh Singkil mengajukan bantuan bus sekolah guna mendukung mobilitas pelajar di wilayah terpencil.

Sementara itu, di sektor maritim, Bupati menyoroti pentingnya pembenahan pelabuhan ferry di kawasan Pulau Banyak, termasuk perbaikan fasilitas sandar kapal (dolpin) dan pembangunan infrastruktur baru. Bahkan, usulan pembangunan pelabuhan di Pulau Banyak Barat turut diajukan untuk memperluas konektivitas antar pulau.

Tak kalah penting, perhatian juga diberikan kepada masyarakat di daerah terpencil seperti Desa Serasa, yang diusulkan mendapatkan fasilitas rakit penyeberangan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemkab Aceh Singkil dalam menghadirkan pembangunan yang merata.

Menurutnya, keterbatasan akses transportasi masih menjadi kendala utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.

“Kami berharap pemerintah pusat melalui Kemenhub dapat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan transportasi di Aceh Singkil, khususnya pembangunan bandara dan penguatan jalur laut antar pulau,” ujarnya.

Dalam audiensi itu, Pemkab Aceh Singkil juga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak yang dinilai krusial bagi konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Audiensi ini menjadi sinyal kuat bahwa Aceh Singkil tidak tinggal diam dalam mengejar ketertinggalan, melainkan aktif memperjuangkan pembangunan sebagai fondasi utama peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati Aceh Singkil, H Safriadi Oyon. (ALM)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *