Berita  

KPA: Tak Ada Instruksi Pengibaran Bulan Bintang, Provokatornya di Luar Negeri

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Jack Libya
banner 120x600
banner 468x60

Aceh – Mencermati kasus kekerasan yang terjadi antara TNI dan masyarakat yang membawa bendera bulan bintang saat mengantar bantuan untuk korban alam, Kamis (25/12).

Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Jack Libya, menegaskan tidak pernah ada perintah dari KPA Pusat kepada anggotanya untuk menaikkan bendera bulan bintang, khususnya pada 25 Desember 2025.

banner 325x300

Pernyataan ini disampaikan langsung Jack Libya yang beredar luas disejumlah laman media sosial, Kamis (25/12).

“Lon Jack Libya, Juru Bicara KPA Pusat. Hana perintah untuk peuek bendera tanggai 25 Desember 2025 (Saya Jack Libya, Juru bicara KPA Pusat. Tidak ada perintah untuk menaikkan bendera pada tanggal 25 Desember 2025),” tegas Jack Libya.

Menurutnya, isu ajakan pengibaran bendera bulan bintang tersebut bukan berasal dari struktur resmi KPA, melainkan merupakan propaganda yang disebarkan oleh pihak tertentu dari luar Aceh.

Ia secara terbuka menyebut nama Tgk Fajri, yang disebut berada di luar negeri.

“Itu semua propaganda Tgk Fajri dari luar negeri)” ujarnya, menegaskan bahwa narasi tersebut tidak mewakili sikap maupun kebijakan KPA Pusat.

Lebih lanjut, Jack Libya mengimbau seluruh anggota KPA di seluruh Aceh agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga ketenangan.

Ia menekankan bahwa Aceh saat ini sedang berada dalam suasana duka, menyusul berbagai musibah yang melanda sejumlah wilayah.

Ia juga menyampaikan bahwa persoalan bendera merupakan bagian dari dinamika panjang Aceh yang memiliki waktu dan momentum tersendiri.

Namun, ia meminta seluruh pihak untuk bersabar dan menahan diri, mengingat prioritas utama saat ini adalah solidaritas kemanusiaan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *