Aceh Utara – Komunitas Pemuda Subuh (Kompas) Aceh Utara kembali menggelar kegiatan Safari Subuh yang berlangsung di Masjid Haji Muhammad Hanafiah, Gampong Ranto, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Sabtu (25/4). Dan menghadirkan Waled Zamzami selaku penceramah.
Ketua Kompas Aceh Utara, Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, SST., MT, dalam keterangannya kepada wartawan mengatakan, Safari Subuh merupakan gerakan membangunkan kesadaran umat agar kembali memakmurkan masjid, mempererat persaudaraan, serta menanamkan semangat hidup yang berpijak pada nilai-nilai keislaman.
Menurutnya, Safari Subuh bukan sekadar agenda rutin, melainkan jalan sunyi untuk merawat hati di waktu fajar, saat langit masih bening dan doa-doa lebih mudah mengetuk pintu rahmat.
“Para generasi muda harus hadir sebagai pelopor kebangkitan spiritual, penjaga persatuan, dan penggerak kebaikan di tengah masyarakat,” ungkap Muhammad Hatta.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Waled Zamzami juga membahas makna dan urgensi takwa dalam kehidupan seorang muslim.
“Takwa sering kali mudah didefinisikan, namun sangat berat untuk diwujudkan dalam perilaku sehari-hari,” sebutnya.
Lebih lanjut, Waled Zamzami menjelaskan takwa bukan sekadar ucapan atau simbol keagamaan, melainkan kesadaran penuh untuk selalu merasa diawasi Allah SWT, menjalankan perintah-Nya, serta menjauhi segala larangan-Nya.
Orang yang bertakwa akan menjaga lisan, hati, pandangan, rezeki, dan langkah hidupnya agar tetap berada di jalan yang diridhai.
“Taqwa adalah kunci hidup, siapa yang menjaga takwa, maka Allah akan membukakan jalan keluar dari setiap kesulitan, melapangkan rezeki, menenangkan hati, dan memuliakan derajatnya,” ujar Waled Zamzami di hadapan jamaah.
Waled Zamzami juga mengingatkan bahwa ukuran kemuliaan seseorang bukan pada jabatan, keturunan, harta, ataupun rupa, tetapi pada tingkat ketakwaannya. Karena itu, setiap muslim dituntut untuk terus memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, menjaga akhlak, dan menebarkan manfaat kepada sesama.
Menurutnya, masyarakat yang dibangun di atas fondasi takwa akan melahirkan kejujuran, persatuan, kasih sayang, serta kepedulian sosial. Sebaliknya, ketika takwa melemah, maka lahirlah berbagai kerusakan moral dan perpecahan.
Rangkaian Safari Subuh ditutup dengan zikir dan doa yang dipandu oleh Tgk. Zulkarnaini Ismail. Suasana haru dan teduh menyelimuti jamaah yang larut dalam munajat, berharap keberkahan bagi keluarga, daerah, dan umat. (Red)



