Berita  

Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dan DP3AP2KB Hadirkan Trauma Healing di Ujong Pacu

Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti terlihat ikut bermain bersama anak-anak
banner 120x600
banner 468x60

Lhokseumawe – Pemko Lhokseumawe melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) bersama Bunda PAUD Kota Lhokseumawe melaksanakan kegiatan Trauma Healing untuk Perlindungan terhadap Anak dari Ancaman Kekerasan Pascabencana Dalam/Luar Rumah Tangga di Gampong Ujong Pacu, Jumat (24/4).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memperkuat perlindungan anak, khususnya dalam situasi pascabencana.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Ny. Yulinda Sayuti menegaskan pentingnya penanganan trauma anak secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Trauma yang dialami anak perlu ditangani secara serius karena dapat berdampak terhadap perkembangan mental, emosional, dan sosial mereka. Oleh karena itu, trauma healing menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendampingan psikologis yang tepat akan membantu anak-anak kembali pulih dan tumbuh dalam lingkungan yang aman.

“Kita ingin memastikan anak-anak tidak hanya pulih, tetapi juga kembali memiliki rasa aman dan percaya diri. Ini menjadi tanggung jawab bersama,” tambahnya.Kegiatan ini turut melibatkan Forum Anak Lhokseumawe Kreatif (FALAK) sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi anak dalam kegiatan pemulihan dan perlindungan.

Adapun peserta kegiatan terdiri dari anak-anak PAUD Gampong Ujong Pacu dan Cot Trieng, dua wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir yang terjadi pada tahun lalu di Kota Lhokseumawe.

Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Bunda PAUD juga berinteraksi langsung dengan anak-anak. Beberapa anak diberi kesempatan untuk menyampaikan cerita dan pengalaman mereka, sebagai bagian dari proses pemulihan emosional.

Tak hanya itu, suasana kegiatan semakin cair ketika Bunda PAUD Yulinda Sayuti turut mengajak anak-anak bergerak dan bermain bersama, menciptakan momen keceriaan yang membantu anak-anak merasa lebih rileks dan nyaman.

Kegiatan ini menghadirkan dua sesi utama, yakni psikoedukasi trauma pascabencana yang disampaikan oleh Bunda PAUD Kota Lhokseumawe dengan dibuka oleh Nofayana, ST, MAP, serta sesi praktik teknik relaksasi dan manajemen stres oleh Konselor Addina Kamila, S.Psi dan Ahmad Reyhan, S.Psi.

Kepala DP3AP2KB Kota Lhokseumawe, Salahuddin, S.ST., M.S.M, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan layanan perlindungan anak berbasis wilayah terdampak.

“Kegiatan ini menyasar anak-anak dari wilayah yang terdampak cukup parah saat banjir tahun lalu di Kota Lhokseumawe. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan proses pemulihan psikologis anak berjalan optimal, sekaligus meningkatkan kapasitas pendamping di lapangan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Lhokseumawe mengapresiasi sinergi seluruh pihak dalam pelaksanaan kegiatan ini, serta menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal sebagai generasi penerus bangsa. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *