Menlu Iran Ungkap Hambatan Perundingan Damai dengan AS

Menlu Iran Abbas Araghchi. (Foto: Dok. Irna.ir)
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS), yang dimediasi Pakistan, terus berlangsung tetapi menghadapi “jalan yang sangat sulit.”

Melansir AA, Sabtu (16/5), Araghchi menekankan komitmen diplomasi Iran meskipun gencatan senjata dengan AS “goyah”. Menurutnya, hambatan utama untuk mencapai kesepakatan adalah komitmen AS yang dipertanyakan.

banner 325x300

“Kami tidak percaya pada Amerika. Ini adalah fakta, dan ini adalah hambatan utama dalam upaya diplomatik apa pun,” ujarnya.

Ia menilai, AS berulangkali mengirimkan pernyataan kontradiktif, yang turut menghambat proses negosiasi. “Terkadang dalam satu hari kami menerima dua pesan berbeda,” katanya.

Ia mengungkapkan, setelah Trump mengunggah melalui platform Turth Social bahwa proposal Iran “tidak dapat diterima”, Teheran kemudian menerima pesan tambahan dari delegasi AS yang menunjukkan kesediaan untuk melanjutkan perundingan.

Ia pun membenarkan bahwa kebuntuan perundingan dengan AS terkait isu pengayaan uranium atau program nuklir Iran.

“Proses mediasi oleh Pakistan belum gagal, tetapi berada di jalur yang sangat sulit, terutama karena perilaku AS dan ketidakpercayaan yang ada di antara kita,” pungkasnya. (Red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *